LA OBUS

Mengacu Undang undang nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak disebutkan bahwa anak merupakan seseorang yang belum berusia 18 tahun termasuk anak yang masih dalam kandungan. Semua anak dilahirkan dengan kondisi yang sangat spesifik dan unik, masing masing berbeda satu sama lain. Ada di antaranya terlahir dengan kondisi berbeda yang disebut dengan " penyandang disabilitas anak ( penjelasan atas UU RI No. 19 tahun 2011 tentang pengesahan konfensi hak hak penyandang disabilitas pasal 7 disahkan tanggal 10 nopember 2011)". Berdasarkan data penderita cerebral palsy di kecamatan Asembagus, cakupan penderita yaitu sebanyak 12 penderita di tahun 2015. Dari cakupan data tersebut diperlukan suatu kegiatan pelayanan kesehatan yang difokuskan pada penderita Cerebral Palsy yaitu kegiatan "Layanan Anak dan Orang Berkebutuhan Khusus ( LA OBUS )

La obus adalah suatu pelayanan kesehatan yang dilaksanakan puskesmas Asembagus bagi penderita Cerebral Palsy yang ada di wilayah kecamatan asembagus dan sekitarnya. Kegiatan ini di awali pada tanggal 14 Pebruari 14 februari 2015. kegiatan berupa layanan fisioteraphy bagi pasien Cerebral Palsy dan konseling kesehatan bagi ibu dan keluarga pasien. Diharapkan agar pasien dapat hidup mandiri dan dapat mengurangi dampak dari cerebral palsy.

berikut kegiatan Pelayanan La obus